Selasa, 29 Januari 2019

Dears Mom, Ini Posisi Tidur Yang Tepat Buat ‌Ibu Hamil

Posisi tidur bumil tidak boleh dianggap perkara sepele. Janin yang membesar bisa membuat posisi tidur ibu menjadi serba salah. Terlebih lagi, bumil juga mengalami kesulitan untuk bergerak mengubah posisi tidur.

Posisi tidur yang salah pada bumil bisa mengundang berbagai masalah kesehatan, seperti pembengkakan kaki, nyeri otot, mendengkur, penurunan tekanan darah, atau justru meningkatnya tekanan darah.

Posisi Tidur Yang Tepat Buat ‌Ibu Hamil

Posisi Tidur Ibu Hamil Yang Baik

Berikut beberapa informasi seputar posisi tidur bumil yang direkomendasikan.

Hindari posisi telentang
Setelah memasuki usia kehamilan trimester kedua, terutama setelah bulan kelima, bumil dianjurkan untuk tidak tidur dalam posisi telentang. Tekanan pada pembuluh darah besar, yaitu aorta dan vena cava inferior, bisa meningkat bila bumil tidur dalam posisi telentang. Tekanan ini bisa menghambat peredaran darah ke tubuh ibu, termasuk ke janin.

Menyamping ke kiri
Sebagian ahli menganjurkan bumil untuk tidur dalam posisi menyamping ke kiri. Hal ini bertujuan memperlancar sirkulasi darah, baik yang menuju jantung maupun yang menuju ke rahim, janin, dan ginjal. Selain itu, berbaring menyamping ke kiri membuat lambung berada pada posisi yang nyaman dan tidak menekan organ hati yang terletak di sisi kanan.

Posisi tidur menyamping ke kiri juga dapat mengurangi pembengkakan pada pergelangan kaki, tungkai kaki, dan tangan. Hal itu karena posisi tersebut membantu ginjal bekerja lebih leluasa dalam membersihkan zat sisa dan cairan dari tubuh. Bila ginjal menahan cairan dan zat sisa, bumil bisa mengalami pembengkakan atau edema.

Namun, sebagian ahli menyatakan tidak perlu terlalu memusingkan apakah menyamping ke kiri atau ke kanan, selama posisi tersebut membuat bumil merasa nyaman.

Gunakan bantal
Bantal dapat membantu menjadikan posisi tidur bumil terasa lebih nyaman. Bila bumil merasa sesak napas atau napas terasa berat, letakkan bantal di bawah sisi samping tubuh untuk menaikkan posisi dada. Bila bumil merasakan nyeri pada ulu hati, letakkan beberapa bantal untuk mengganjal kepala dan punggung agar posisi badan bagian atas menjadi lebih tinggi. bumil bisa tidur dalam posisi setengah duduk untuk membantu asam lambung tidak naik. Sementara itu, untuk menyangga tubuh dalam posisi menyamping ke kiri, Anda dapat meletakkan bantal di bagian samping perut dan di antara kedua tungkai atau lutut. bumil juga bisa menggunakan bantal khusus bumil untuk membuat tidur menjadi lebih nyaman.

Lakukan Ini Jika Susah Tidur Nyenyak
Wajar bila bumil sulit untuk tidur nyenyak di malam hari karena dapat mengalami berbagai gangguan, seperti kerap terbangun di malam hari akibat sering buang air kecil, merasa sesak napas, jantung terasa berdebar karena meningkatnya detak jantung, sakit punggung dan kram kaki, konstipasi, atau rasa nyeri di ulu hati. Selain itu, stres juga dapat membuat bumil sulit tidur. Untuk membantu kualitas tidur di malam hari, beberapa langkah berikut mungkin dapat membantu.

Buatlah rutinitas tidur dan bangun tidur di waktu yang sama setiap harinya.
Hindari melakukan olahraga saat mendekati waktu tidur.
Lakukan relaksasi sebelum tidur, seperti minum susu hangat dicampur madu.
Hindari minum teh, kopi, atau minuman bersoda, karena pada umumnya mengandung kafein.
Ikuti senam hamil secara rutin. Selain bisa membuat tubuh lebih bugar, pertemuan dengan sesama bumil dapat menjadi kesempatan berbagi cerita dan mengurangi kecemasan.
Jika mengalami kram pada kaki hingga terbangun dari tidur, cobalah untuk memijakkan telapak kaki ke dinding dan dorong perlahan hingga terasa tarikan pada otot betis dan belakang paha. Tahan selama beberapa saat sampai kram reda.
Selain memerhatikan posisi tidur bumil yang nyaman, pastikan juga Anda mendapatkan kalsium yang cukup untuk mengurangi kram pada kaki. Selain itu, berbagai nutrisi penting lain bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi sayuran, buah, dan susu secara seimbang. Untuk mencukupi kebutuhan gizi, bumil juga perlu mengonsumsi vitamin prenatal. Selain itu, rutinlah memeriksakan kehamilan di dokter kandungan untuk memantau kondisi kesehatan Anda dan janin.

Silahkan Masukkan Email Anda Untuk Mendownload Ebook
" 17++ Jurus Jitu Rahasia Cepat Hamil "





Silahkan cek email dan verifikasi segera

 Rahasia Cepat Hamil

Ini Posisi Tidur Yang Tepat Buat ‌Ibu Hamil

Berikut 3 posisi tidur yang benar:

1. Posisi tidur telentang
Jika Bunda masih nyaman untuk tidur telentang, tidak mengapa. Menurut dr. Gde, sampai usia kehamilan 20 hingga 26 minggu, posisi tidur telentang masih boleh dilakukan.

Saat kandungan kian membesar, posisi tidur telentang memang tidak disarankan lagi. Pasalnya, posisi tidur telentang akan memberikan tekanan ekstra pada aorta dan vena cava inferior, pembuluh darah yang merentang di sepanjang punggung untuk membawa darah dari jantung ke sekujur kaki

2. Tidur miring ke kiri
Salah satu posisi tidur yang paling disarankan adalah posisi tidur miring. Hal ini bisa meningkatkan jumlah darah dan nutrisi menuju plasenta dan janin. Tidak mengherankan jika para ahli banyak yang menyarankan untuk menggunakan posisi untuk bumil.

Jika Bunda mempunyai keluhan seperti sesak napas saat hamil muda, dapat memilih tidur dengan posisi miring atau pun tidur dengan punggung disangga bantal.

3. Posisi setengah duduk
Posisi lain yang bisa membantu bumil lebih nyaman saat tidur adalah dengan posisi tidur dengan kepala dan punggung atas disangga bantal. Posisi ini bisa membantu bumil yang mengalami nyeri ulu hati yang mengganggu.

Kondisi  nyeri ulu hati pada bumil  ini sering dipicu oleh hormon progesteron yang merelaksasi otot antara lambung dan kerongkongan (esophagus) sehingga asam lambung dan makanan bisa berbalik ke esophagus kembali.

Hal lain yang bisa membantu Bunda untuk mendapatkan posisi tidur yang nyaman saat hamil muda, gunakan banyak bantal di sekitar tempat tidur. Pilih bantal yang lembut agar kepala, tangan, kaki dan punggung bisa mendapatkan posisi paling nyaman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to Top