Tampilkan postingan dengan label Ingin Hamil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ingin Hamil. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Oktober 2018

8 Cara Cepat Hamil yang Alami, Khusus untuk Anda! Buktikan Sendiri


Mayoritas pasangan yang baru saja melangsungkan pernikahan menginginkan kehadiran buah hati atau momongan yang akan meramaikan suasana rumah Anda.

Jika Anda dan pasangan juga ingin segera menimang buah hati yang lucu, maka anda telah tepat membaca tulisan ini, sebab yang demikian merupakan bentuk ikhtiar untuk memperoleh kehamilan. Karena kesalahan terbesar dari kebanyakan orang yang menginginkan kehamilan, ialah mereka tidak mau berikhtiar atau berusaha lebih, jadi dengan membaca tulisan ini anda lebih beruntung daripada mereka di luar sana.

cara cepat hamil alami


Jika Anda dan pasangan juga ingin segera menimang buah hati yang lucu, simak 8 cara cepat hamil alami dan sehat berikut ini:



#1 Berhubungan Badan pada Masa Subur
Langkah pertama yang umum dilakukan para pasangan agar cepat hamil adalah dengan berhubungan badan pada waktu yang tepat.Mengetahui masa subur pasangan merupakan hal yang wajib diketahui oleh seorang suami jika menginginkan kehamilan yang lebih cepat. Sebab dengan melakukan hubungan badan saat masa subur, kemungkinan terjadinya kehamilan lebih besar daripada di luar masa subur.

Menurut ahli kesuburan dan kandungan, berhubungan sebaiknya dilakukan pada saat masa subur wanita, yakni 3 hari sebelum, hari H, dan 3 hari sesudah masa suburnya.

Masa subur sendiri terjadi sekitar 12-16 hari sebelum masa haid berikutnya., ditandai dengan adanya lendiri di dinding rahim dan biasanya perempuan lebih bergairah, energik, bersemangat dan lebih mudah bersosialisasi. Saat masa subur merupakan waktu yang sangat tepat untuk melakukan hubunga suami isteri.



#2 Melakukan Posisi Berhubungan yang Tepat
Sebenarnya, Tidak hanya frekuensi hubungan suami istri yang perlu diperhatikan, namun cara cepat hamil secara alami juga perlu memperhatikan posisi saat berhubungan badan. Tidak ada posisi bercinta yang terbaik untuk memperbesar peluang Anda supaya cepat hamil. Tetapi disarankan posisi di mana penetrasi maksimal agar mempermudah sel sperma untuk mencapai sel telur yang potensial pada rahim.

Posisi terbaik untuk berhubungan badan agar sperma lebih cepat mencapai sel telur ialah dengan posisi misionaris, posisi ini terbukti membuat kesempatan hamil lebih besar. Posisi misionaris ialah dimana posisi perempuan berada dibawah laki-laki, pada posisi ini sperma lebih banyak ditampung. Posisi yang sering disebut sebagai posisi yang tepat agar cepat hamil yakni posisi di mana panggul wanita menghadap ke atas, sehingga biasanya dilakukan dengan cara posisi wanita di bawah dan diganjal bantal di bawah punggungnya.


#3 Menunggu Efek Kontrasepsi Selesai
Jika sebelumnya Anda menggunakan alat kontrasepsi, maka berikan waktu beberapa bulan agar efek alat kontrasepsi (misal pil KB) berhenti mempengaruhi tubuh Anda.

Kemudian cek juga agar siklus menstruasi atau haid Anda kembali normal, barulah mulai program hamil Anda.



#4 Melakukan Pola Hidup Sehat
Tahukah Anda bahwa pola hidup sangat berpengaruh terhadap sel telur dan sperma yang dihasilkan? Oleh karena itulah sangat penting untuk menjalani pola hidup sehat jika ingin cepat hamil secara alami.

Pola hidup sehat ini termasuk:

  • Mengurangi konsumsi alkohol
  • Berhenti merokok
  • Pertahankan berat badan normal
  • Cukupi kebutuhan nutrisi
  • Hindari suhu terlalu panas (udara, air saat mandi, dan sebagainya)


Masukkan Email Untuk Mendapatkan Info Kehamilan Terupdate:




#5 Hindari Stres
Meski kehamilan belum juga kunjung datang, usahakan untuk tetap tenang dan jangan stres. Mengapa?

Fikiran stres dan pusing namun memikirkan belum datangnya masa kehamilan justru akan membuat hubungan pasangan suami istri terasa hambar.

Stres dan tekanan pada pikiran bisa mempersulit atau menghambat terjadinya kehamilan, karena mempengaruhi kesehatan Anda. Stres berlebih justru akan mempersulit kehamilan terjadi meski Anda sudah melakukan berbagai upaya tadi.

#6 Konsumsi Vitamin Pra Kehamilan
Untuk menunjang kesehatan Anda, banyak tersedia vitamin yang dapat membantu memaksimalkan kinerja sel sperma dan mempersiapkan sel telur.

Oleh karena itu, Anda juga bisa mengonsumsi beberapa yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Namun jangan lupa untuk mengonsultasikannya terlebih dahulu ke ahlinya sebelum mengonsumsi vitamin atau obat-obatan.


#7 Hindari Penggunaan Obat-obatan atau Pelumas Tertentu
Banyak obat-obatan atau pelumas yang bisa membantu Anda berhubungan, namun justru mempersulit proses kehamilan.

Beberapa pelumas bahkan mengandung agen spermisida, yaitu zat kontrasepsi yang bisa menghancurkan sperma, biasanya berfungsi untuk mencegah kehamilan.

Dengan demikian, apapun jenis obat dan pelumas yang digunakan sebaiknya dihindari. Jika betul-betul terpaksa, gunakan sesuai arahan dokter atau ahlinya.



#8 Konsultasikan ke Dokter Bila Perlu
Jika Anda dan pasangan berusia di bawah 35 tahun dan setelah satu tahun menjalankan hubungan intim secara teratur, tetap tidak ada kehamilan yang terjadi, maka Anda bisa mengonsultasikannya ke dokter atau ahli kesuburan.

Dengan demikian Anda bisa mengecek kondisi Anda dan pasangan, sehingga bisa memperoleh saran bagi Anda untuk mengatasi masalah kesuburan yang mungkin anda alami.

Sabtu, 20 Oktober 2018

8 Mitos Larangan Bagi Wanita Hamil Menurut Adat Jawa

Bagi pasangan yang sudah menikah akan memiliki buah hati merupakan moment yang sangat membahagiakan. Saking bahagianya, beberapa orang bahkan rela melakukan apapun demi menjaga kehamilan tersebut agar senantiasa sehat, aman dan nyaman.

Begitu juga pasangan suami istri dari Jawa, demi menjaga kehamilan tidak hanya dilakukan dengan menjaga kesehatan dan keamanan kandungan, tetapi juga menghindari segala hal yang menjadi larangan bagi wanita hamil menurut adat Jawa. Selain istri yang menghindari segala larangan ini, sang suami pun tak ketinggalan untuk ikut menghindarinya.



Berikut adalah beberapa larangan bagi wanita hamil menurut adat Jawa.

Wanita hamil dilarang duduk di tengah pintu rumah karena menurut mitos Jawa, duduk di tengah pintu ini akan membuat proses kelahiran susah serta menyakitkan.

Menurut adat Jawa, wanita hamil dilarang merendam pakaian kotor terlalu lama. Ini dipercaya bisa membuat kaki ibu hamil bengkak dan terasa berat.
Tidak diperkenankan bagi ibu hamil untuk membunuh segala macam hewan. Suami wanita ini juga dilarang membunuh hewan karena dipercaya bisa membuat janin di kandungan cacat atau bahkan gugur.

Wanita hamil dilarang bergumam atau "mbhatin" tentang sesuatu hal yang dirasa cukup aneh. Ini dipercaya akan membuat bayi yang dikandung mengalami hal serupa dengan apa yang digumamkan ibunya.

Ibu hamil dilarang menggaruk perut atau bokong yang gatal karena ini dipercaya bisa membuat kulit bayi di dalam kandungan lebam.

Suami wanita yang sedang hamil dilarang memancing atau pun berburu hewan apapun itu. Menurut mitos Jawa, suami yang memancing atau berburu bisa menyebabkan bayi di dalam kandungan cacat atau sumbing.

Menurut adat Jawa, wanita yang sedang hamil dilarang menjahit kain dengan jarum secara manual. Orang tua zaman dulu percaya jika aktivitas menjahit bisa menyebabkan bayi lahir cacat.

Wanita yang sedang hamil dilarang membakar peralatan bayi atau peralatan untuk membersihkan tubuh seperti bungkus sabun, tisu dan sejenisnya. Orang tua zaman dulu percaya jika membakar benda-benda ini bisa membuat kulit bayi ruam bahkan seperti terbakar.

Itulah beberapa mitos mengenai larangan bagi wanita hamil menurut adat Jawa. Terbukti atau tidak mengenai larangan ini, saat hamil siapapun itu tetap harus hati-hati, waspada dan menjaga kandungannya dengan sangat baik.

Jumat, 19 Oktober 2018

Doa Sebelum Berhubungan, Insya Allah Cepat Hamil


Ada beberapa doa yang disarankan bagi mereka yang ingin cepat memiliki keturunan.



Kehadiran seorang anak menjadi dambaan bagi setiap pasangan yang telah berumah tangga, karena anak merupakan penerus garis keturunan. Anak pula yang bakal mendoakan orangtuanya kelak jika telah tiada.

Namun ada sebagian pasangan suami istri yang tak kunjung dikaruniai keturunan. Berbagai upaya telah ditempuh, tapi apa daya anak yang didamba-dambakan belum juga hadir hingga bertahun-tahun lamanya.

Untuk persoalan ini, Islam punya solusinya. Ada beberapa doa yang disarankan bagi mereka yang ingin cepat memiliki keturunan.

1. Doa sebelum melakukan hubungan

" Allahumma janibnasyaithana wa janibnisyathanamarazaqna."

Doa ini bermakna untuk memohon agar dijauhkan dari setan yang bisa merusak hubungan suami istri, juga menjauhkan setan dari rezeki yang Allah berikan kepada setiap pasangan.

Doa ini dilafalkan sebelum seseorang memulai untuk melakukan hubungan suami istri.


Masukkan Email Untuk Mendapatkan Info Kehamilan Terupdate:




2. Doa ketika mengeluarkan air mani

" Allahummaj'alnuthfatna dzurriyyatan thayyibah."

Arti dari doa ini yaitu 'Ya Allah, semoga sperma yang kami keluarkan bisa menghasilkan keturunan yang baik'.

Ternyata bukan hanya doa akan berhubungan dengan istri saja, namun juga bagi para lelaki yang telah sampai dan akhirnya mengeluarkan air mani dianjurkan untuk membaca doa ini.

Jangan Pernah Bersedih Saudariku, Meski Tak Pernah Hamil Kalian Tetaplah Sempurna


Tak bisa dipungkiri...

Ada saja orang yang berceloteh, "sudah nikah nggak hamil-hamil, bukan wanita sempurna tuh!!"

Hmmm... Lalu bagaimana dengan Ummul Mukminin Aisyah yang seumur hidup tak memiliki keturunan?

Cuma bisa ngelus dada dan beristighfar sama orang yang suka nyinyir!

Lebih baik jika kita pandai-pandai menjaga lisan lagi dan lagi.



Kepada pengantin baru dan pengantin lama yang tidak jua mengabarkan kehamilannya, tak perlulah iseng bertanya "Kapan punya momongan nih?"

Itu sama saja bertanya "Kapan matahari terbit dari barat?"

Hanya Allah yang tahu jawabannya, jadi ngapain nanya ke pasutri yang juga tak tahu harus jawab apa.

Ingatlah, setiap wanita itu sempurna dengan segala takdir yang Allah gariskan untuknya.
Memang hebat wanita yang bisa sabar melahirkan dan menyusui ekslusif, namun wanita yang bisa bersabar menanti bertahun-tahun kehamilannya yang tak kunjung tiba juga tak kalah hebatnya.

Bayangkan saja, kesabaran seluas apa yang dimiliki oleh wanita tersebut.

Mereka bahkan sudah belasan tahun menikah namun tak jua mendapatkan strip 2 di alat tes kehamilan.

Sementara pasangan muda yang baru menikah, terkadang sudah memberi kabar kehamilan.

Bagi Anda yang masih belum dikaruniahi momongan
Allah tidak pernah memberi beban di luar kesanggupan hambaNya. Kalian adalah wanita sempurna yang sedang disempurnakan kesabarannya.

Maka, tetaplah berikhtiar, tetap berhusnudzon, tetaplah meminta pertolongan Allah lewat sabar dan shalat. In syaa Allah setiap doa akan terkabul, Allah Maha Tahu yang terbaik untuk hambaNya.

Dan sekali lagi bagi Anda yang suka nyinyir
Kesempurnaan bukan cuma tentang kehamilan. Namun juga menjaga tutur kata yang mencerminkan orang yang beriman.

Kita tak pernah tahu. Mungkin perasaan putus asa sudah hampir mendera, perasaan bosan ditanya momongan sudah berkarat di telinga, perasaan iri terhadap kelahiran bayi, akhirnya sudah kebas dengan itu semua.

Oleh karena itu, berhentilah berkomentar!

Sabtu, 23 Juli 2016

7 Faktor Yang Menyebabkan Keguguran


InginCepatHamil-Keguguran, atau berakhirnya masa kehamilan sebelum usia 20 minggu, adalah hal yang paling ditakutkan para calon orangtua. Apa saja yang menyebabkan keguguran dan adakah cara untuk mencegahnya?

Banyak penyebab keguguran yang memang sulit dihindari, misalnya kelainan kromosom pada janin. Ini adalah kondisi yang paling sering menyebabkan terjadinya keguguran sebelum memasuki usia 13 minggu kehamilan.

Selain itu, kondisi lainnya yang menyebabkan terjadinya keguguran antara lain:
• Infeksi virus
• Infeksi TORCH (Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes)
• Infeksi pada mulut rahim maupun rahim
• Infeksi secara umum, seperti typus
• Kelainan rahim, seperti miom
• Penyakit yang diderita oleh ibu hamil, seperti diabetes
• Autoimun pada tubuh ibu hamil, karena darahnya mudah membeku

Ciri umum terjadinya keguguran adalah rasa mulas dan perdarahan yang terjadi secara bersamaan. Jika terjadi perdarahan yang tidak disertai rasa mulas, belum tentu itu adalah keguguran.

Faktor Yang Menyebabkan Keguguran

Faktor Yang Menyebabkan Keguguran

Namun ada juga sejumlah faktor yang dapat mempengaruhi keguguran, di antaranya:

• Usia ibu hamil.
Sebaiknya seorang wanita mengandung sebelum usia 30 tahun, atau maksimal sebelum usia 35 tahun, karena setelah melewati usia tersebut kandungan akan semakin rawan mengalami keguguran, terutama setelah usia 40 tahun.

• Gaya hidup.
Biasakanlah menerapkan gaya hidup sehat. Hindari rokok, konsumsi alkohol maupun penggunaan obat-obatan terlarang.

• Pekerjaan berisiko.
Pekerjaan yang berhubungan dengan bahan kimia biasanya berbahaya bagi ibu hamil, sehingga bisa meningkatkan potensi keguguran. Namun pekerjaan berisiko tersebut pada umumnya jarang dijumpai di Indonesia, yang secara khusus dilakukan oleh wanita. Bukan berarti wanita dilarang bekerja saat hamil, justru dr. Handi Suryana, SpOG menyarankan ibu hamil untuk bekerja karena terbukti baik untuk kesehatannya.

Secara umum, cara mencegah terjadinya keguguran dapat dilakukan dengan:
• Memeriksakan kondisi kesehatan Anda secara rutin bahkan sejak sebelum kehamilan
• Sebisa mungkin menghindari maupun mengurangi kontak dengan orang sakit, terutama bagi ibu hamil yang berusia muda, agar tidak tertular infeksi penyakit.

Namun terjadinya keguguran akibat kelainan kromosom tidak dapat dicegah, karena hal tersebut bersifat kebetulan dan biasanya tidak berulang. Kelainan kromosom merupakan seleksi alam terhadap hasil pembuahan yang tidak selalu menghasilkan embrio yang normal.

Sementara bagi Anda yang bermasalah dengan autoimun, sebaiknya melakukan pengobatan terlebih dahulu sejak sebelum hamil dan tetap menjalani pengobatan selama kehamilan. Selain itu, Anda pun bisa menghindari faktor yang telah dijelaskan sebelumnya, untuk mencegah kemungkinan terjadinya keguguran.

Untuk mengatasi keguguran, langkah pertama yang dilakukan oleh dokter kandungan biasanya akan mengosongkan rahim untuk membersihkan perdarahan melakui kuretase yang bisa dilakukan dengan cara vakum atau penyedotan maupun dengan cara pengerukan untuk ibu hamil yang berusia lebih tinggi.

Keguguran akibat infeksi yang belum diobati secara tuntas, kemungkinan bisa berpengaruh pada kehamilan berikutnya hingga menyebabkan terjadi keguguran berulang.

Bagi yang pernah mengalami keguguran akibat kelainan kromosom, biasanya tidak mempengaruhi risiko keguguran pada kehamilan berikutnya. Anda pun tetap memiliki risiko keguguran sebanyak 15% pada kehamilan berikutnya, dan sama besarnya dengan risiko keguguran bagi wanita yang belum pernah mengalaminya

10 Gejala Kehamilan Yang Jarang Diketahui


InginCepatHamil - Bagi sebagian besar ibu-ibu tentu sudah mengenal gejala umum kehamilan, seperti mens terlambat, mual-mual dipagi hari, dan lain-lain. Bagaimana dengan gejala lainnya? Yuk kita intip 10 gejala kehamilan yang jarang diketahui orang.

10 Gejala Kehamilan Yang Jarang Diketahui


10 Gejala Kehamilan Yang Jarang Diketahui

Selamat bunda ...bisa jadi jika nada mengalami sepuluh gejala dibawah...bunda positif hamil lho...kita telusuri satu-satu ya...

Masalah penglihatan
Pertambahan hormon menyebabkan mata kering, gatal  dan tidak nyaman bagi perempuan yang menggunakan lensa kontak. Ini disebabkan penumpukan cairan yang menyebabkan kornea bengkak. Supaya lebih nyaman, batasi waktu bekerja di depan komputer dan cuci mata lebih sering.

Payudara nyeri
Ini mungkin merupakan gejala pertama yang akan dialami bahkan sebelum menstruasi berhenti. Dada Anda akan bersiap lebih awal untuk kelahiran anak, dan mungkin terasa lembut jika disentuh. Belahan dada Anda juga akan terlihat lebih lebar saat mengandung.

Rambut lebih lebat
Banyak wanita hamil rambutnya akan berkilau dan lebih lebat. Tak hanya sebatas rambut kepala, namun juga rambut di seluruh tubuh. Namun jangan khawatir. Rambut-rambut yang tumbuh banyak di tubuh saat mengandung akan rontok dengan sendirinya setelah melahirkan.

Gusi berdarah
Gusi berdarah sering terjadi pada masa kehamilan. Sangat penting untuk menjaga kebersihan mulut pada saat mengandung. Periksalah secara berkala kesehatan mulut Anda.

Ceroboh
Seiring dengan kandungan yang semakin membesar, Anda akan semakin kehilangan keseimbangan. Pusat massa tubuh Anda berubah saat mengandung, sehingga menyebabkan Anda terlihat ceroboh dan kurang keseimbangan. Orang yang mengandung biasanya sering tersandung, oleh karena itu berjalanlah dengan perlahan dan hati-hati terutama saat menaiki tangga.

Lupa
Mungkin Anda sering mendengar istilah "otak hamil" namun hal tersebut menjadi tidak lucu ketika Anda yang mengalaminya sendiri. Mengulang pembicaraan dan lupa akhir kalimat sendiri, merupakan salah satu gejala yang mungkin dialami.

Bercak hitam pada kulit
Ketika Anda mengandung dan menghabiskan waktu di bawah sinar matahari, Anda mungkin akan mendapatkan bercak gelap di dahi atau di bagian tubuh lain. Gejala tersebut dikenal dengan chloasma atau melasma dan sering disebut sebagai "topeng kehamilan" dan disebabkan oleh hormon yang mengacaukan pigmentasi kulit. Hal tersebut memang tidak berbahaya, namun terlihat mencolok sehingga mungkin akan mengganggu penampilan.

Kaku di tangan
Gejala lain yang terjadi saat hamil adalah mengalami kaku tangan saat bangun tidur. Hal ini disebabkan karena nadi yang tertekan, sehingga Anda merasa seperti tertusuk jarum dan tidak dapat merasakan tangan sendiri. Walaupun itu tidak nyaman, namun sama seperti gejala lain, gejala tersebut akan hilang setelah melahirkan.

Perut terasa panas 
Perut terasa panas adalah derita umum bagi setiap wanita yang mengandung, terutama pada akhir-akhir bulan kehamilan. Hal tersebut sering dipicu karena makan atau minum sebelum tidur. Pastikan selalu membawa antacid (obat penetral asam perut) ke mana pun Anda pergi.

Sembelit
Meskipun hal ini memalukan untuk dibicarakan, sembelit bukanlah sesuatu yang lucu dan dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan rasa sakit yang teramat sangat saat mengandung. Jika prinsip dasar untuk makan makanan berserat dan minum air putih tidak juga berhasil, Anda bisa meminta resep obat pencahar.

Gejala-gejala di atas tidak selalu terjadi pada setiap wanita, dan jika Anda menderita salah satu gejala tersebut saat mengandung bukan berarti Anda tidak akan mengalaminya lagi. Gejala apa pun yang dialami, pastikan tubuh Anda kembali normal setelah Anda melahirkan.
Back to Top