Senin, 04 Februari 2019

Dears Moms, Ini Lho 15 Cara Agar Mudah Melahirkan

Cara Agar Cepat hamil -  Bagi seorang ibu, proses melahirkan memang penuh perjuangan. Tapi dengan langkah tertentu, proses melahirkan bisa lebih lancar. Anda tentu bercita-cita demikian!


Berikut 15 Cara Agar Mudah Melahirkan yang wajib moms tahu:

Siapkan Bayi  “Meluncur”.  Posisi bayi siap “meluncur“ - kepalanya di bawah -  membuat proses  bersalin lebih mudah. Sejak kehamilan minggu ke-34, lakukan latihan ini:  berlutut di lantai, membungkuk dengan bertumpu pada bola fitness atau kursi, sehingga posisi lutut lebih rendah dari  bokong dan membantu bayi “turun”.

Naik-turun Tangga.   Ketika perut sudah semakin buncit,  rasanya malas naik turun tangga.  Padahal, asal dilakukan dengan hati-hati, naik turun tangga besar  manfaatnya untuk membantu janin turun  ke jalan lahirnya.

Jaga Kesehatan!   Konsumsilah makanan bergizi seimbang,  habiskan susu, “lalap” suplemen  dari dokter, cukup istirahat, namun jangan malas gerak badan. Jika sehat  dan bugar, Anda bisa melalui proses persalinan dalam waktu lebih  singkat.

Pijat Perineum.  Sejak minggu ke-34  kehamilan, rajinlah memijat perineum - daerah di antara vagina dengan  anus, agar  kawasan tersebut  lebih lentur, siap membuka dan meregang,  sehingga mengurangi perobekan saat bersalin. Gunakan minyak pijat  esensial wheatgerm atau sweet almond. Lakukan pemijatan sebelum mandi pagi dan sore. Sesekali suami juga bisa membantu Anda memijat, lho!

Melahirkan di Rumah.  Di negara modern,  kebiasaan ini kembali in, karena punya kelebihan,  yaitu, calon ibu yang kehamilannya tidak bermasalah lebih familiar  terhadap suasana rumahnya sehingga lebih tenang saat bersalin. Jika ragu  bersalin di rumah, cobalah survey rumah sakit pilihan Anda

“Belanda Masih Jauh”.  Persalinan, khususnya  anak pertama,  biasanya berlangsung berjam-jam.   Saat mengalami kontraksi awal, jangan  keburu panik. Tetap tenang,  telepon rumah sakit atau dokter karena mereka akan memandu Anda  mengenali  tanda-tanda vital persalinan.

Tetap Aktif Meski Kontraksi.   Serangan kontraksi menjelang persalinan memang semakin menjadi. Tak  heran jika banyak ibu “menyerah” dengan cara meringkuk di tempat  tidur.  Yang baik bagaimana? Tetap aktif dengan berjalan-jalan di sekitar rumah  sakit di antara jeda kontraksi dan  istirahat saat kontraksi. Jaga  posisi tubuh tetap tegak,  agar  bayi turun dengan lancar dan  mempercepat pembukaan.

Alat Pantau Medis.   Salah satu kendala yang menyulitkan ibu tetap aktif menjelang persalinan  terkadang adalah prosedur  rumah sakit   yang  memasang alat pemantau  di tubuh ibu sepanjang waktu. Misalnya alat pantau janin (Fetal Electronic Monitoring). Gara-gara alat itu, ibu  “terikat” di  tempat tidur,  cuma berbaring  dan tidak aktif.

Tambah Energi.   Proses persalinan menguras energi dan membuang banyak cairan tubuh.  Karenanya,  selagi menunggu pembukaan yang terkadang berlangsung  berjam-jam hingga sehari penuh, pastikan Anda makan dan minum.


Silahkan Masukkan Email Anda Untuk Mendownload Ebook
" 17++ Jurus Jitu Rahasia Cepat Hamil "





Silahkan cek email dan verifikasi segera

 Rahasia Cepat Hamil

Minum Teh Raspberi.  Omong-omong teh, di negara barat raspberry tea  ternyata dipercaya dapat membantu mempersiapkan kondisi rahim menjelang  persalinan. Anda dapat mencobanya juga. Mulailah meminum teh raspberi  -  ada juga dalam bentuk tablet - mulai minggu ke-36 kehamilan sebanyak  maksimal 4 cangkir sehari.

Yuk, Coba Hipnoterapi!  Hipnoterapi dipercaya membuat Anda lebih  tenang dan siap menyambut  kelahiran sang buah hati. Dalam program hipnoterapi, Anda belajar  cara-cara menenangkan diri, teknik pernapasan, juga  teknik visualisasi  (membayangkan yang indah-indah). Saat ini,  beberapa rumah sakit  menyediakan fasilitas bersalin dibantu hipnoterapi, dipandu  terapis  khusus yang berperan sebagai mitra dokter.

Posisi Jongkok.   Kalau biasanya  ibu melahirkan sembari berbaring atau setengah duduk,  kini dicoba melahirkan sambil berendam di kolam air, dalam posisi   berlutut  tegak (tangan bertumpu pada tumpukan bantal, atau pada  pegangan yang digantung di langit-langit kamar), berlutut dengan tubuh  dibungkukkan dan kepala ditopang bantal (posisi sujud), atau jongkok.  Pada ketiga posisi itu, posisi tubuh ibu tegak lurus sehingga bayi turun  ke mulut rahim dengan lancar dan cepat.  Konon, bersalin seperti itu  juga mengurangi rasa sakit. Tertarik? Jangan lupa bicarakan dengan  dokter.

Bernafas Jangan Buru-buru.  Menjelang  datangnya kontraksi, hindari bernafas cepat-cepat  dan pendek karena  akan menjadikan Anda tegang. Tarik nafas panjang, rasakan oksigen  yang  Anda hirup masuk  ke dalam tubuh dan menguatkan otot-otot. Kemudian,  manakala Anda mengalami kontraksi, hembuskan nafas pelan dan dalam.
Teknik bernafas ini dapat mengurangi nyeri karena otot-otot Anda lebih  rileks.

Curi Waktu Tidur. Menunggu pembukaan  lengkap rasanya berabad-abad, Anda pun didera lelah. Cobalah tidur untuk  mengembalikan  enegi. Ketika bangun, niscaya Anda lebih segar, siap  menghadapi kontraksi lagi.

Efektif Mengejan.  Ikuti irama tubuh saat mengejan. Jangan menahan sesuatu seperti ; nafas,  tubuh (dengan mengangkat bokong), atau menahan dorongan mengejan itu  sendiri sehingga tidak maksimal. Berikut ini teknik mengejan efektif.  Begitu dokter menginstruksikan Anda untuk mengejan, tarik nafas panjang,  mengejanlah dengan kuat sambil  mengembuskan nafas  (beberapa ibu  cenderung menahan nafas sampai wajah membiru, akhirnya kehabisan nafas  dan cepat lelah), kemudian istirahat sambil bernafas pendek-pendek lewat  mulut. Dengarkan komando dokter. Begitu terdengar instruksi mengejan  lagi, ulangi prosesnya. Dengan mengejan efektif, dibutuhkan kurang dari  lima kali mengejan untuk melahirkan bayi.

Semoga sukses melahirkan dengan mudah dan lancar ....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to Top